Home » » Rossi Mengaku Puas Meski sedikit Kecewa

Rossi Mengaku Puas Meski sedikit Kecewa

Pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo akhirnya berhasil meraih gelar juara dunia MotoGp 2015 ini. Sang pemimpin klasemen Valentino Rossi harus bisa menerima kekalahan setelah melewati 22 pembalap di depannya.

Laga pamungkas penutupan MotoGp di langsungkan di Valencia Spanyol, Minggu (8 November 2015) tadi malam wib. Lorenzo tampil sebagai pemimpin balapan sejak awal start dimulai. Sementara itu Rossi yang memulai start dari posisi belakang berhasil finish di posisi keempat setelah melewati 22 rider.

Penutupan MotoGp musim ini pun berjalan seperti apa yang sebelumnya di prediksikan. Rossi yang memulai start dari posisi terbuncit tak mampu mengejar ketiga rider papan atas, Lorenzo, Marc Marques dan Dani Pedrosa.

Namun pada balapan tersebut tidak ada penampilan rider yang diharapkan sebelumnya. Hanya sang juara dunia sembilan kali itu yang selalu di sorot di sepanjang balapan tersebut yang menyalip satu-persatu rider di depannya.

Sementara itu pembalap Repsol Honda, Marquez yang sebelumnya selalu tampil agresif pada balapan tadi malam seperti seorang Bodyguard yang selalu mengawal Lorenzo di belakang. Adapun aksi salip namun bukan dari pabrikan lain, melainkan satu timnya sendiri Pedrosa yang mencoba menyusup barisan depan.

Meski gagal menjadi sang juara, Rossi mengaku puas dengan performanya tadi malam, hanya saja dia sedikit kecewa dengan sikap Marquez dan timnya Honda yang membiarkan pembalapnya membela rider dari tim lain yang jelas berbeda pabrikan yakni, Yamaha.

Setelah saya menumpulkan pundi-pundi poin pada MotoGp 2015 ini, saya harus menelan kegagalan saat penutupan balapan ini, "Ingin nangis rasanya" ujar The Doctor.

Seperti yang saya perhitungkan sebelumnya, dengan kecepatan Lorenzo dan duo Repsol Honda saat ini, saya tidak akan mampu bersaing dengan mereka di barin depan. Namun semua sudah saya lakukan dengan cara yang terbaik, lanjutnya.

Sebenarnya saya masih ada peluang untuk menjuarai balapan musim ini. Hanya saja kecurigaan saya kepada Marquez terkuak jelas pada MotoGp Valencia. Kita semua tahu Bahwa Marquez adalah pembalap agresif pada tiga musim terkahir, namun kenapa tadi pada balapan terakhir dia lebih memilih di belakang Lorenzo saja dan tidak mencoba melakukan manuver berbahayanya, dan saya tidak mengerti itu, tutup Vale.

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Bola558 | Creating
Copyright © 2014. Bola558 - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger